Kawal konsolidasi Paslon Pilkada, Polres Minsel terapkan penyekatan antisipasi kerumunan massa

Humas Polres Minsel
Polres Minahasa Selatan terus menerapkan upaya taktis penyekatan massa dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tatap muka ataupun konsolidasi tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. 

 


Sebagaimana tampak pada Jumat (23/10/2020), sebanyak 114 personel jajaran Polres Minsel menggelar pengawalan dan pengamanan agenda Pilkada yang diadakan oleh 3 (tiga) Paslon Bupati/Wakil Bupati Minsel yakni Michaela Paruntu – Ventje Tuela (MEP-VT) yang diusung oleh Partai Golkar; Paslon Independen Royke Sondakh – Andry Harits Umboh (ROSO-HARUM); dan Paslon Franky Wongkar – Petra Rembang (FDW-PYR) yang diusung oleh PDIP. 


Paslon Bupati/Wakil Bupati Minsel nomor urut 1 Michaela Paruntu – Ventje Tuela (MEP-VT) melaksanakan kegiatan di Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang; serta Kelurahan Rumoong Bawah dan Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat. 


Paslon Bupati/Wakil Bupati Minsel nomor urut 2 Royke Sondakh – Andry Harits Umboh (ROSO-HARUM) melaksanakan kegiatan di Desa Wiau Lapi, Kecamatan Tareran. Sedangkan Paslon Bupati/Wakil Bupati Minsel nomor urut 3 Franky Wongkar – Petra Rembang (FDW-PYR) melaksanakan kegiatan di Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat.

Pada setiap pembukaan kegiatan konsolidasi, personel Polres Minsel meminta waktu untuk membacakan Maklumat Kapolri nomor Mak /3/ IX/2020, tanggal 21 September 2020, tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020. 


“Pembacaan Maklumat ini untuk mengingatkan kepada para Paslon, simpatisan dan masyarakat pada umumnya, agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan Pilkada,” ungkap Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon, SIK; yang memimpin langsung kegiatan pengamanan.

Pengamanan yang dilaksanakan Polres Minsel mendapatkan dukungan unsur TNI dan instansi terkait Pemkab Minsel, seperti Sat Pol PP dan Dishub. “Mekanisme pengamanan yakni dilakukan dengan pam terbuka, menggelar personel berseragam dinas; serta pam tertutup dari fungsi intelijen,” terang Kapolres. 


Terpantau para personel Polres Minsel, melaksanakan pengamanan di lokasi kegiatan konsolidasi serta penyekatan di sejumlah titik. “Maksud dari penyekatan ini yakni sebagai upaya mengantisipasi terjadinya penumpukan massa atau kerumunan yang berpotensi terjadinya kuster baru Covid-19,” tambahnya.

Hingga akhir kegiatan konsolidasi, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Minsel tetap dalam keadaan aman, lancar dan kondusif.

Komentar