Diduga tersambar petir, seorang pemanjat kelapa warga Amurang Barat tewas


Humas Polres Minsel
Abner Mahamura, 36 tahun, seorang pemanjat kelapa warga Desa Teep jaga VII, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, meninggal dunia karena terjatuh dari pohon kelapa di Perkebunan Popontolen, wilayah kepolisian Desa Tewasen, Kecamatan Amurang Barat, pada Senin (10/09/2018).



Diketahui bahwa lelaki Abner Mahamura bersama rekannya Riko Makaraas (24), sesama warga Desa Teep yang sedang bekerja memanjat pohon kelapa terjatuh dari ketinggian puluhan meter, diduga karena tersambar petir.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Amurang AKP Edy Suryanto, SH, SIK, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan proses identifikasi di tempat kejadian dan mengevakuasi para korban.

“Kami telah melakukan olah TKP dan bersama sejumlah warga setempat melakukan proses evakuasi terhadap kedua korban ke RS Daerah Minsel. Adapun korban Abner Mahamura dinyatakan meninggal dunia, sedangkan korban Riko Makaraas mengalami patah kaki kanan, luka robek pada tumit kaki kanan, serta nyeri pada bagian lehernya. Dugaan kedua korban tersambar petir saat berada di atas pohon kelapa,” ungkap Kapolsek.

Komentar