Polres Minsel sita 110 liter Cap Tikus di Kota Menara dan amankan 9 siswa Mabuk



Humas Polres Minsel
Polres Minahasa Selatan mengamankan minuman keras tanpa ijin jenis Cap Tikus sebanyak 110 liter pada pelaksanaan Operasi Pekat di Desa Kotamenara Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (22/7).



Kabag Ops Polres Minahasa Selatan Kompol Jacky Lapian, S.Sos, selaku Karendal Ops Pekat mengungkapkan bahwa keberhasilan pengungkapan ratusan liter minuman keras tanpa ijin ini merupakan hasil kerja keras dari Satgas Tindak Ops Pekat Polres Minahasa Selatan dengan Unit Intelijen Polsek Amurang.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras semua pihak khususnya Satgas Tindak ops Pekat dengan Unit Intel Polsek Amurang,” ungkap Kabag Ops.

Dari informasi lapangan menyebutkan bahwa ratusan liter Miras Cap Tikus ini rencanya akan disupply atau didistribusikan ke luar wilayah lintas kabupaten kota.

Selain minuman keras, Polres Minahasa Selatan juga mengamankan 9 (sembilan) orang mabuk di wilayah Polsek Tareran dan Polsek Amurang.

“Kita juga mengamankan sebanyak 9 orang yang masih dalam status siswa sekolah menengah, mabuk akibat konsumsi miras di wilayah Polsek Tareran,” tambah Kabag Ops.



Kesembilan pelajar yang ditemukan mabuk yaitu YB (Yandri), 42 tahun, warga Desa Ritey Kecamatan Amurang Timur; JT (Jerry), 17 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran; AM (Aldy), 13 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran, JO (Jovan), 16 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran, AK (Andre), 15 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran, AK (Angga), 15 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran, GT (Gabriel), 16 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran, CP (Chris), 14 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran, GP (Geral), 16 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran dan WA (Wendy), 13 tahun, Warga Desa Lansot Kecamatan Tareran.

Untuk kasus orang mabuk tindak lanjutnya yakni dilakukan pembinaan oleh pihak kepolisian, dibuatkan surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi kemudian diantar pulang ke rumahnya masing-masing.

Komentar